Ucapan dapat
menjadi sebuah boomerang untuk seseorang apabila kita salah dalam berucap.
Ternyata itu benar, kata-kata kita harus kita jaga, karena dengan kata-kata agama
seseorang dapat hilang. Berikut ini adalah sebuah ulasan tentang percakapan seorang
Muslim dan Nasrani :
Muslim : Bagaimana natalmu ??
Nasrani : Baik, kau tidak mengucapkan selamat natal padaku ??
Muslim : Tidak, agama kami sangat menghargai toleransi antar agama, termasuk agamamu, tapi masalah ini, agama saya melarangnya..
Nasrani : Tapi kenapa? Bukankah hanya sekedar kata-kata ?? Teman muslimku yang lain mengucapkannya padaku..
Muslim : Mungkin mereka belum mengetahuinya. Eeemmm,,apa kau bisa mengucapkan dua kalimat syahadat ??
Nasrani : Oh tidak, saya tidak bisa mengucapkannya, Itu akan mengganggu kepercayaan saya..
Muslim : Kenapa ?? Bukankah hanya sekedar kata-kata ?? Ayo ucapkanlah..
Nasrani : Ya, sekarang saya mengerti..
ISLAM sangat meghargai toleransi terhadap umat
beragama lain dalam segala hal, kecuali dalam akidah dan kepercayaan. Tegas terkandung
dalam surah Al-Kafirun. Ucapan natal mengandung masalah akidah, karena dengan mengucapkan
selamat natal otomatis kita mengakui lahirnya Nabi Isa, AS sebagai tuhan dan
jelas-jelas itu sudah bertentangan dengan akidah.
Jika ada kelebihan
itu datangnya dari ALLAH SWT dan jika ada kekurangan itu datang dari diri saya
sendiri.
Semoga
dapat berguna, Hoshimaru dan Sang Pemimpi.
Artikel ini
saya ambil dari : group facebook.

